PARADISE LOVE (CHAPTER 2)

Semilir angin menyapa kedua insan yang masih tertidur dibalik selimutnya. Deburan ombak pagi ini seakan menjadi lagu bagi pengantar tidur mereka. Suara jeritan orang-orang yang sedang menikmati lukisan alam dari sang pencipta menggema. Setelah melakukan hubungan suami-istri semalam, Arno dan Ghifari tertidur lelap hingga pagi ini. Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh tigapuluh. Hari ini mereka akan pergi untuk mengunjungi Lia dan Wingky. Semburat cahaya kekuningan membangunkan Ghifari yang kini terbaring di samping istrinya dengan tubuh setengah telanjang. Ia menghentikan gerakan tubuhnya ketika menyadari Arno tertidur di lengan kekarnya. Dengan mata yang masih menyipit, Ghifari memandangi wajah bidadari syurga yang ia sayangi. Wajah tirus dengan sedikit jambang halus sangat kontras dengan kulit putihnya membuat Ghifari semakin bersyukur bisa memilikinya. Bibir manis dengan warna peach itu sangat menggoda, apala...