WINTER SADNESS ( CHAPTER TWO )
Pagi itu langit terlihat cerah, matahari yang kemarin menyembunyikan dirinya dibalik awan kini telah menampakkan dirinya pada dunia. Memberikan sedikit kehangatan dimusim dingin yang sebentar lagi akan menghilang ini. Aku bangun dengan semangat pagi yang baru, hari ini adalah hari pertama aku belajar di universitas. Sesudah sarapan dengan Stefan kami berdua berangkat bersama menuju kampus dengan mobil pribadi yang ayah berikan untuk Stefan sebagai hadiah ulang tahunnya. Sepanjang perjalaanan tak ada yang kami bicarakan . Universitasku ini memiliki gedung yang tinggi dan besar. Memiliki taman luas tempat semua mahasiswa hang out melepas penat mereka setelah mengikuti kelas belajar mereka. “ kau turun dulu, aku akan pergi untuk membeli sesuatu. “ Aku mengangguk mematuhi perintah Stefan. Saat aku keluar dari mobil, banyak orang yang menatapku dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Saat aku berjalan memasuki koridor untuk mencari kelas pertam...